Kasus Flu Burung Merebak di Daerah Jakarta



Metrotvnews, Jakarta: Kasus flu burung yang menyerang beberapa wilayah di Jawa Tengah kini sudah menjangkiti Jakarta, terutama wilayah Jakarta Utara. 

Terdeteksinya virus aviant influenza (AI) itu setelah Suku Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan (P2K) Jakut mendapati laporan dari seorang warga yang unggasnya mati mendadak.

"Iya, memang benar sudah ada kasus flu burung. Tepatnya tanggal 1 Januari 2012 ada laporan warga Kebon Bawang yang mendapati ayamnya mati mendadak," ungkap Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudin P2K Jakut, Mochamad Mikron, Kepada Media Indonesia, Selasa (8/1).

Sudin P2K Jakut kemudian mendatangi rumah Khairiyah, pemilik unggas yang mati, untuk mengambil uji sampel. Hasil uji darah unggas yang diambil di balai kesehatan hewan dan ikan (BKHI) ditemukan hasil positif terjangkiti virus flu burung. 

"Setelah kita dapti hasil yang positif, kita lalu memusnahkan dengan cara membakar semua ayam yang ada di kandang di rumah tersebut," kata Mikron.

Untuk mencegah dan antisipasi penyebaran virus, pihak Sudin P2K lalu melakukan sweeping unggas skala besar yaitu di seluruh wilayah RW 014 ditambah dengan RT 012/02 Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

"Jadi yang ayam kita ambil semua. Sedangkan untuk burung peliharaan dan ayam bangkok kita ambil darahnya untuk sampel. Kita belum dapat jawabannya," tegas Mikron.

Menurut Mikron, pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh Lurah dan Camat se-Jakarta Utara untuk selalu memantau keadaan di wilayahnya dan melaporkan jika mendapati ada kasus unggas yang mati mendadak. Pihaknya juga akan selalu melakukan pantauan secara acak di lokasi-lokasi unggas.

Mikron mengatakan, siklus perubahan cuaca yang terjadi pada masa transisi pergantian tahun umumnya memang kadang menyebabkan kematian unggas. Karena itu, Mikron meminta warga meningkatkan kewaspadaannya dan mengenali ciri-ciri kasus kematian unggas di lingkungan masing-masing.

"Untuk lebih pasti dan antisipasi, baiknya warga langsung melapor kalau mendapati kasus unggas mati. Biar terdeteksinya dengan cepat dan tahu persoalannya secara pas," pungkasnya. (*/OL-3)

sumber: MetroTv News

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. ISMAPETI WILAYAH III - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
ttp://kompiajaib.blogspot.com/ -->